PATAH HATI
Ku tak tahu mengapa ku harus melihatmu
Ku tak tahu mengapa ku harus mengenalmu
Ku tak tahu mengapa ku harus mencintaimu
Begitu besar, teramat dalam, di relung kalbu
Hari-hariku begitu ceria
Hari-hariku begitu bahagia
Hari-hariku penuh warna
Ketika ku tahu kau mencintaiku jua
Mungkin aku terlalu percaya
Mungkin aku terlalu terlena
Ku kira dirikulah satu-satunya yang kau cinta
Ku kira dirikulah belahan jiwa
Namun ternyata aku salah sangka
Kau tak seperti yang ku kira
Begitu mudah kau mendua
Begitu mudah kau membagi cinta
Tahukah kau betapa sakit hati ini
Betapa tercabik-cabik perasaan ini
Begitu hancur jiwa ini
Begitu mudah kau lupakan semua yang telah terjadi
Aku yang setia menanti
Kini telah kau khianati
Aku yang selalu menemani
Kini telah patah hati
(Firda Abidah)
Lumajang, 9 Maret 2021
Puisinya begitu menyentuh hati
BalasHapusTerima kasih kak neli warni.... 🙏☺️
HapusMantap dan sukses selalu untuk karyanya
BalasHapus